Kota Bengkulu, – Kementerian Pekerjaan Umum Direkrorat Jenderal Bina Marga Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Bengkulu membangun median Jalan atau pembatas jalan mulai dari simpang Bandar Udara Fatmawati Soekarno Bengkulu hingga simpang Betungan adalah untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas bagi penguna jalan.

“Pembangunan Median atau pembatas jalan selain meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas, juga berfungsi memisahkan arus lalu lintas yang berlawanan arah, mengurangi risiko kecelakaan frontal, dan memberikan ruang untuk penyeberangan pejalan kaki yang lebih aman,” kata PPK 2.1 Provinsi Bengkulu Miswanto, ST, Kamis( 2/10/2025).

“Ia mengatakan median jalan adalah salah satu bagian jalan yang berfungsi untuk memisahkan arus lalu lintas yang berlawanan arah. Pemisahan arus lalu-lintas diharapkan akan mengurangi risiko kecelakaan dan di sisi lain mampu meningkatkan kecepatan perjalanan serta kapasitas jalan” jelasnya.
Dari pantauan media ini Kamis, (2/10) pemasangan median pembatas jalan sepanjang 2,9 Km yang dilengkapi pemasangan Paving Blok serta lampu penerangan jalan mulai dari Simpang Gerbang Bandar Udara Fatmawati Soekarno hingga simpang betungan Kota Bengkulu hampir tuntas pengerjannya.
“Arman (45) Warga Pekan Sabtu, Kota Bengkulu, diminta tanggapannya terkait pembangunan median pembatas jalan ini mengatakan, pembangunan median pembatas jalan sangatlah bermanfaat bagi masyarakat dan penguna jalan. Selain mencegah terjadi kecelakaan juga memperlancar arus lalu lintas,”ujarnya
Ia menambahkan, dengan dibangunnya median di ruas jalan padang kemilling menuju betungan ini, selain memperlancar lalu lintas dan mencegah terjadinya kecelakaan, juga memberikan keindahan dan mepercantik wajah Kota Bengkulu
Sejumlah warga menyambut baik pembangunan median jalan dengan pemasangan paving blok membuat kawasan tersebut terlihat lebih indah dan tertata. Mereka juga menyebut median jalan kini tampak bersih, seragam, dilengkapi dengan lampu jalan memberikan kesan nyaman saat melintas di jalur utama menuju gerbang badara Fatmawati Sokarno ini, ungkap Amran ( pw/red)



















