Kejar Target Akhir Tahun, Peket Preservasi Jalan Nakau – Bts. Prov. Sumsel capai 95 persen

  • Bagikan
Dok.POTO PT. Pabana Adi Sarana
banner 468x60

KEPAHIANG, – Pelaksanaan pekerjaan paket proyek Preservasi Jalan Nakau – Batas Provinsi Sumatera Selatan terus dikebut, Dari pantauan media ini hingga pertengahan Oktober 2026, realisasi pengerjaan fisik di lapangan berjalan sangat positif bahkan estimasi progres saat ini telah mencapai 95 persen.
 

Proyek infrastruktur vital ini ditargetkan rampung secara menyeluruh tepat waktu sebelum masa kontrak berakhir pada akhir Desember 2026.

Example 300x600

Penandatanganan kontrak proyek ini 5 Maret 2026 yang dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah 1 Provinsi Bengkulu bersama kontraktor pelaksana PT Pebana Adi Sarana.

Proyek yang didanai melalui sumber dana APBN 2026 ini memiliki nilai kontrak Rp.28,8 miliar, dengan waktu pelaksanaan pekerjaan selama 300 hari kalender

Secara teknis, paket pekerjaan berbasis E-Katalog ini mencakup tiga fokus penanganan utama pada ruas jalan nasional tersebut, yaitu: Pelebaran jalan menuju standar sepanjang 0,90 kilometer (km). Rehabilitasi minor jalan sepanjang 9,20 km dan Pemeliharaan rutin kondisi jalan sepanjang 47,62 km

Manager Teknik PT Pebana Adi Sarana, Razi, saat dikonfirmasi pada Senin (19/10/2026), mengatakan bahwa pengerjaan di lapangan telah mendekati tahap penutupan atau finishing. Pihaknya optimistis sisa pekerjaan minor dapat diselesaikan dalam waktu dekat berkat koordinasi yang solid di lapangan.

“Estimasi progres fisik di lapangan saat ini sudah mencapai lebih kurang 95 persen. Kami dari pihak kontraktor pelaksana terus berkomitmen memacu sisa pengerjaan yang ada dengan tetap mengedepankan presisi, mutu, serta spesifikasi teknis yang telah ditentukan agar ketahanan jalan ini optimal saat diserahterimakan nanti,” ujar Razi.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Satker PJN Wilayah 1 BPJN Bengkulu, Tendi Hardianto, S.T., M.T., menegaskan bahwa pelaksanaan proyek sejak awal terus dipacu agar berjalan sesuai perencanaan tanpa kendala administratif maupun teknis yang berarti. Prioritas utama tim di lapangan adalah menyelesaikan target tepat waktu dengan tetap menjaga kualitas material dan pengaspalan demi menjaga aspek keselamatan serta keamanan pengendara.

Pelaksanaan pekerjaan preservasi jalan ini bertujuan utama untuk menjaga dan meningkatkan kemantapan jalan nasional di wilayah perbatasan. Dengan mantapnya koridor yang menjadi urat nadi logistik utama penghubung Provinsi Bengkulu dengan Provinsi Sumatera Selatan ini, mobilitas barang, jasa, dan masyarakat lintas provinsi dipastikan akan semakin lancar, aman, serta mampu memicu pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,”tegas Tendi ( red)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *